

Pengolahan Limbah Pertanian menjadi Energi Biomassa - Kabupaten Grobogan
Latar Belakang Proyek
Kabupaten Grobogan, sebagai salah satu daerah penghasil pangan utama di Provinsi Jawa Tengah, memiliki komoditas pertanian utama berupa padi, jagung, dan kedelai. Didukung oleh lahan pertanian yang luas, kondisi iklim yang menguntungkan, dan penerapan program serta teknologi pertanian modern, kabupaten ini secara konsisten menghasilkan panen dalam jumlah besar. Dengan kekayaan pertanian yang melimpah, Grobogan memiliki potensi besar untuk memanfaatkan limbah pertanian, seperti kulit padi, tongkol jagung, jerami, dan sisa kedelai, sebagai sumber biomassa berkelanjutan yang dapat diubah menjadi energi alternatif. Proposal investasi ini menawarkan solusi berkelanjutan melalui pengembangan fasilitas produksi biomassa yang memanfaatkan limbah pertanian. Produk utama yang dihasilkan adalah Biogas Cair (LBG) dan briket biomassa, dengan pupuk organik sebagai produk sampingan. Salah satu calon pembeli potensial adalah PT Semen Grobogan, yang membutuhkan pasokan biomassa energi yang stabil untuk menggantikan bahan bakar fosil. Kehadiran PT Semen Grobogan sebagai pembeli potensial memberikan kepastian pasar yang kuat bagi proyek ini sambil memastikan manfaat jangka panjang bagi petani lokal, masyarakat, dan industri regional.
Lokasi Proyek
Kecamatan Tanggungaharjo, Kecamatan Kedungjati
Estimasi Biaya Investasi
USD 13,2 Juta
NPV : USD 24,2 juta
IRR : 18,10%
Payback Period : 4,4 tahun
Skema Investasi
B2B / Utilization Cooperation
Status Lahan
Area : 62 Ha
Kepemilikan Lahan : PT Azam Laksana Intan Buana (PT Alib)
Contact Person
Nama : Candra Yulian Pasha
Institusi : Bappeda Kab. Grobogan
Phone : +62 812-1587-871 / 0292 421084 (office)















