

Gula Kelapa Kristal Organik Ksu Nira Satria
Kelapa merupakan tanaman serbaguna dimana seluruh bagiannya bermanfaat untukkehidupan manusia. Selain dapat memberikan devisa bagi negara juga sebagai mata pencaharianbagi jutaan petani di Indonesia. Salah satu pemanfaatan tanaman kelapa adalah penyadapan nirasebagai bahan baku dalam industri gula kelapa. Pengusaha gula kelapa umumnya adalahmasyarakat pedesaan (pengrajin) yang telah melakukan produksi secara turun–temurun denganperalatan yang sederhana. Oleh karena itu pengusaha gula kelapa merupakan industri rumahtangga dengan skala usaha yang relatif kecil.
Kabupaten Banyumas merupakan daerah penghasil gula kelapa yang cukup besar diProvinsi Jawa Tengah. Dari 27 Kecamatan di Kabupaten Banyumas, sebanyak 23 Kecamatandiantaranya adalah penghasil gula kelapa. Produk gula kelapa yang dihasilkan daerah inisebagian besar dipasarkan baik di pasar lokal maupun pasar ekspor sesuai dengan kualitas gulayang dihasilkan. Selain itu, Banyumas juga dikenal sebagai penghasil gula kristal organikberkualitas yang telah di ekspor ke Jerman, Eropa, Amerika dan China. Hal inilah yangmendorong Koperasi Petani Gula Kelapa Nira Satria Banyumas di Desa Rancamaya, KecamatanCilongok, Kabupaten Banyumas untuk memproduksi gula kristal.
Pada tahun 2008 Koperasi Petani Gula Kelapa Nira Satria Banyumas dirintis oleh empatkelompok petani gula dibawah bimbingan LPPSLH (Lembaga Penelitian dan PengembanganSumber daya Lingkungan Hidup). Awalnya hanya sekitar 400 penderes gula kelapa yangtergabung dalam koperasi tersebut, namun dengan bimbingan LPPSLH jumlah produksibertambah bahkan meningkatkan kualitas gula yang dihasilkan. Hal ini terlihat pada tahun 2013,ketika Koperasi Petani Gula Kelapa Nira Satria Banyumas telah bertambah menjadi limakelompok petani dengan jumlah pemasok sebanyak 719 orang dari total 1.074 pengrajin gulakristal yang aktif. Rata-rata jumlah produksi mereka mencapai minimal lima kilogram perpengrajin per hari.
Melalui koperasi ini para penderes tidak perlu lagi risau dengan fluktuasi harga gula yangkerap terjadi. Mereka juga bisa mengakses fasilitas simpan pinjam sehingga terbebas dari hutangtengkulak.
Dari harga gula kristal sebesar Rp. 12.000 per kilogram, koperasi mengambil Rp. 1.000per kilogram untuk simpanan masa depan (Simapan) para anggotanya, yang akan digunakanuntuk tabungan, permodalan, sekaligus jaminan anggota. Sebagai anggota koperasi, parapengrajin juga wajib membayar simpanan wajib sebesar Rp. 10.000 per bulan.
Dengan bermodal simpanan tersebut, kopersi terus meningkatkan berbagai programpemberdayaan dan perlindungan petani gula kelapa . Mulai dari asuransi komunitas, kebun bibitdesa, dan bantuan peternakan kambing bergilir yang telah berjalan. Program bantuan usahapeternakan kambing bergilir dilakukan dengan cara, setelah kambing beranak dua ekor makaanggota bisa mendapatkan satu ekor bibit, sedangkan anak kambing lainnya akan digilirkan keanggota yang lain. Bahkan dalam mendukung keamanan dan kenyamanan dalam bekerja,koperasi telah menyediakan jaket dan topi pelindung untuk para penderes. Adapun untuk fasilitasasuransi yang telah disediakan bisa diklaim ketika ada anggota yang mengalami kecelakaan ataumeninggal dunia saat bekerja, dengan besaran asuransi sebesar Rp3 juta bagi anggota yangmeninggal dan penggantian sesuai dengan biaya pengobatan bagi anggota yang mengalamikecelakaan.
Dalam usaha menjamin kualitas produk Gula Kelapa Nira Satria Banyumas, setiapkelompok petani biasanya diawasi oleh empat orang tim ICS. Setelah melakukan prosesproduksi, anggota langsung mengumpulkan hasil produksi ke kelompok petani untuk kemudiandisortir agar mendapatkan gula kelapa yang memiliki kualitas siap ekspor.
Gula kristal organik dari nira kelapa dikemas dalam plastik ukuran 10 kg, yang kemudiandiberi tanggal produksi dan kode petani dengan sistem lot. Dengan sistem lot tersebut, gulakristal dapat diidentifikasi tanggal produksinya, sehingga jika terjadi kesalahan denganmudah dapat segera ditelusuri.
Gula kristal juga telah mendapatkan sertifikasi dari Control Union Certification (CUC) diJakarta sebagai jaminan kualitas untuk pasar luar negeri. Saat ini produksi Gula Kelapa NiraSatria Banyumas menembus pasar Eropa dan Amerika dengan permintaan sebanyak 100 ton/bulan. Gula semut organik tersedia dalam berbagai varian rasa, Gula Semut Natural, Gula SemutRasa Jahe, Gula Semut Rasa Temulawak, dan Gula Semut Rasa Kunyit.
Profil Perusahaan
Nama Perusahaan : KSU NIRA SATRIA
Tipe Perusahaan : Makanan
Alamat Produksi : Desa Pernasidi RT 003/ RW 001 KecamatanCilongok Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah
Indonesia 53162
Produk : Gula Kelapa Cristal Organik
Rentang Harga : Rp.20.000,00 – Rp.30.000,00
Tahunan turn-over : Rp.1.000.000.000,00
Omset
Aset
::Rp. 840.000.000,00 / bulan
Rp. 1.500.000.000,00
Kontak Person : Nartam Andrea Nusa
No Hp 085328049417/085647416088
Pemasaran
::nandreanusa@gmail.com
Pasar Internasional (Amerika dan Eropa)















