Kopwan Srikandi Purworejo

Bagi kalangan masyarakat di Jawa, gula kelapa atau gula merah sudah tidak asing lagi di telinga mereka, karena sudah banyak makanan dan minuman yang diproduksi dengan campuran gula kelapa. Bahkan saat ini penggunaan gula kelapa tidak hanya untuk skala rumah tangga namun juga mulai dibutuhkan sebagai bahan baku industri, sebut saja seperti industri kue, kecap, bahkan bisnis gula semut mulai merambah pasar internasional. Sejalan dengan perkembangan zaman, gula kelapa telah dikembangkan dalam bentuk serbuk maupun kristal. Biasanya gula kelapa serbuk ini dikenal masyarakat dengan nama gula semut atau gula kristal. Tak seperti gula cetak pada umumnya, tekstur serbuk pada gula semut dapat bertahan dalam jangka waktu yang cukup lama, hingga dua tahun tanpa mengalami perubahan warna dan rasa jika dibungkus dalam ruangan kedap udara. Bukan hanya itu saja kelebihan yang dimiliki gula semut, ada banyak manfaat yang terkandung dalam serbuk gula semut sehingga banyak masyarakat yang mulai mengkonsumsinya untuk kesehatan. Salah satu perusahaan di Kabupaten Purworejo yang bergerak di bidang pengrajin gula semut adalah Koperasi Wanita “Srikandi”. Koperasi wanita Srikandi merupakan koperasi produksi yang didirikan pada tahun 2014 beralamat di Tuksongo RT-RW04- 03, Purworejo Jawa Tengah. Pada tahun 2017, jumlah anggota koperasi sudah mencapai sekitar 2.750 orang yang aktif dalam produksi gula semut, Virgin Coconut Oil dan minyak goring kelapa serta terdapat 924 petani dampingan di beberapa wilayah di kabupaten Purworejo dan Wonosobo. Para anggota koperasi yang aktif ini merupakan ibu-ibu rumah tangga yang juga bekerja sebagai pengrajin gula semut. Upaya untuk memperluas jejaring pemasaran gula semut terus dilakukan Koperasi Wanita (Kopwan) Srikandi Kabupaten Purworejo, terutama untuk pasar luar negeri. Bahkan kini Koperasi Wanita “Srikandi” berhasil menembus pasar Sydney Australia dan Colombo di Srilanka, dengan kapasitas produksi mencapai 6 ton dalam setiap proses produksi. Untuk pasar nasional, Kopwan Srikandi telah mendapat kontrak memasok 10.000 botol Virgin Coconut Oil / bulan untuk tiga ritel Lotte Mart di Jakarta. Perkembangan usaha Kopwan Srikandi juga telah mendapat apresiasi di tingkat ASEAN, yaitu dengan penghargaan yang diterima nya di Kuala Lumpur Malaysia. Harga yang ditawarkan Kopwan Srikandi untuk barang produksinya berkisar antara harga Rp 26.000 – Rp 30.000. Total asset yang dimiliki oleh Kopwan Srikandi sebesar 8

milyar rupiah, dengan kapasitas produksi gula semut yang mencapai 237 ton per bulan. Sedangkan untuk omzet yang didapatkan senilai dengan 4 milyar tiap bulan dengan total penjualan 160 ton.

PROFIL PERUSAHAAN
Nama KUMKM : KOPWAN SRIKANDI
Rumah Produksi : Jl. Magelang – Purworejo KM 1 Purworejo
Contact Person : Sri Susilowati, 081226970754
Email : icskoperasisrikandi@yahoo.com
Jenis Produk : Gula Semut, VCO, Minyak Goreng Kelapa
Kisaran Harga : Rp 26.000 s/d Rp 30.000,-
Kapasitas Produksi/Bln : 237 ton / Bulan
Omset/bulan :

  • Volume : 160 Ton
  • Nilai : Rp 4.000.000.000,-

Aset : Rp 8.000.000.000,-
Area Pemasaran : Australia, Sri Lanka dan Colombo