

Pengolahan Sampah menjadi Refuse Derived Fuel (RDF) - Kabupaten Pati
Latar Belakang Proyek
Saat ini, potensi produksi limbah di Kabupaten Pati mencapai sekitar 690 ton per hari, sementara kapasitas pengolahan limbah di TPA hanya 189 ton per hari. TPA Sukoharjo merupakan satu-satunya lokasi TPA di Kabupaten Pati, menempati area seluas sekitar 12,5 hektar, di mana 5 hektar di antaranya telah dialokasikan untuk pembangunan fasilitas industri. Bahan Bakar dari Sampah (RDF) merupakan salah satu sumber energi terbarukan alternatif. Selain RDF, bahan limbah juga dapat diolah menjadi produk lain, seperti larva lalat, yang dapat digunakan sebagai pakan ternak atau ikan. Di Kabupaten Pati dan wilayah sekitarnya, sektor industri, khususnya pabrik semen, merupakan pasar potensial utama untuk RDF. Berdasarkan asumsi bahwa 1 ton RDF dapat menggantikan 1 ton batu bara, permintaan RDF untuk sektor industri di Kabupaten Pati diperkirakan mencapai 131,97 juta ton per tahun. Namun, kapasitas produksi RDF yang direncanakan di TPA Sukoharjo hanya 75 ton per hari, atau sekitar 27.000 ton per tahun, dengan asumsi operasi selama 30 hari per bulan. Kesenjangan ini menunjukkan peluang besar untuk meningkatkan kapasitas produksi RDF atau mengoptimalkan pemanfaatan RDF dengan meningkatkan efisiensi dalam proses industri.
Lokasi Proyek
Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sukoharjo, Kecamatan Margorejo
Estimasi Biaya Investasi
USD 4,2 Juta
NPV : USD 1 Juta
IRR : 15%
Payback Period : 7 tahun 2 bulan
Skema Investasi
Kerjasama Pemanfaatan - Sewa Lahan
Status Lahan
•Area : 1,4 Ha
•Kepemilikan Lahan : Pemerintah Kabupaten Pati
Contact Person
Name : M. Tulus Budiharjo
Institusi : Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Pati
Phone : 0813 9082 7622















